Macam – Macam IDEOLOGI

MACAM / JENIS / CONTOH IDEOLOGI DUNIA

Liberalisme
Mengenai konsep liberalisme, dapat kita tarik beberapa pokok pemikiran yang terkandung di dalamnya, sebagai berikut:
1. inti pemikiran : kebebasan individu
2. perkembangan : berkembang sebagai respons terhadap pola kekuasaan negara yang absolut, pada tumbuhnya negara otoriter yang disertai dengan pembatasan ketat melalui berbagai undang-undang dan peraturan terhadap warganegara
3. landasan pemikirannya adalah bahwa menusia pada hakikatnya adalah baik dan berbudi-pekerti, tanpa harus diadakannya pola-pola pengaturan yang ketat dan bersifat memaksa terhadapnya.
4. system pemerintahan (harus): demokrasi

Konservatisme
Hal atau unsure yang terkandung di dalamnya, antara lain:
1. inti pemikiran : memelihara kondisi yang ada, mempertahankan kestabilan, baik berupa kestabilan yang dinamis maupun kestabilan yang statis. Tidak jarang pula bahwa pola pemikiran ini dilandasi oleh kenangan manis mengenai kondisi kini dan masa lampau
2. filsafatnya adalah bahwa perubahan tidak selalu berarti kemajuan. Oleh karena itu, sebaiknya perubahan berlangsung tahap demi tahap, tanpa menggoncang struktur social politik dalam negara atau masyarakat yang bersangkutan.
3. landasan pemikirannya adalah bahwa pada dasarnya manusia lemah dan terdapat “evil instinct and desires” dalam dirinya. oleh karena itu perlu pola-pola pengendalian melalui peraturan yang ketat
4. system pemerintahan (boleh): demokrasi, otoriter

Komunisme
Gelombang komunisme abad kedua puluh ini, tidak bisa dilepaskan dari kehadiran Partai Bolshevik di Rusia. Gerakan-gerakan komunisme international yang tumbuh sampai sekarang boleh dikatakan merupakan perkembangan dari Partai Bolshevik yang didirikan oleh Lenin
1. inti pemikiran: perjuangan kelas dan penghapusan kelas-kelas dimasyarakat, sehingga negara hanya sasaran antara.
2. landasan pemikiran : a. penolakan situasi dan kondisi masa lampau, baik secara tegas ataupun tidak, b. analisa yang cendrung negatif terhadap situasi dan kondisi yang ada, c. berisi resep perbaikan untuk masa depan dan, d. rencana-rencana tindakan jangka pendek yang memungkinkan terwujudnya tujuan-tujuan yang berbeda-beda.
3. system pemerintahan (hanya): otoriter/totaliter/dictator

Marxisme
Marxisme, dalam batas-batas tertentu bisa dipandang sebagai jembatan antara revolusi Prancis dan revolusi Proletar Rusia tahun 1917. Untuk memahami Marxisme sebagai satu ajaran filsafat dan doktrin revolusioner, serta kaitannya dengan gerakan komunisme di Uni Soviet maupun di bagian dunia lainnya, barangkali perlu mengetahui terlebih dahulu kerangka histories Marxisme itu sendiri.
Berbicara masalah Marxisme, memang tidak bisa lepas dari nama-nama tokoh seperti Karl Marx (1818-1883) dan Friedrich Engels (1820-1895). Kedua tokoh inilah yang mulai mengembangkan akar-akar komunisme dalam pengertiannya yang sekarang ini. Transisi dari kondisi masyarakat agraris ke arah industrialisasi menjadi landasan kedua tokoh diatas dalam mengembangkan pemikirannya. Dimana eropa barat telah menjdai pusat ekonomi dunia, dan adanya kenyataan di mana Inggris Raya berhasil menciptakan model perkembangan ekonomi dan demokrasi politik.

Tiga hal yang merupakan komponen dasar dari Marxisme adalah :
1. filsafat dialectical and historical materialism
2. sikap terhadap masyarakat kapitalis yang bertumpu pada teori nilai tenaga kerja dari David Ricardo (1772) dan Adam Smith (1723-1790)
3. menyangkut teori negara dan teori revolusi yang dikembangkan atas dasar konsep perjuangan kelas. Konsep ini dipandang mampu membawa masyarakat ke arah komunitas kelas.
Dalam teori yang dikembangkannya, Marx memang meminjam metode dialektika Hegel. Menurut metode tersebut, perubahan-perubahan dalam pemikiran, sifat dan bahkan perubahan masyarakat itu sendiri berlangsung melalui tiga tahap, yaitu tesis (affirmation), antitesis (negation), dan sintesisI (unification). Dalam hubungan ini Marx cendrung mendasarkan pemikiran kepada argumentasi Hegel yang menandaskan bahwa kontradiksi dan konflik dari berbagai hal yang saling berlawanan satu sama lain sebenarnya bisa membawa pergeseran kehidupan social-politik dari tingkat yang sebelumnya ke tingkat yang lebih tinggi. Selain dari itu, suatu tingkat kemajuan akan bisa dicapai dengan jalan menghancurkan hal-hal yang lama dan sekaligus memunculkan hal-hal yang baru.

Feminisme
1. Inti pemikiran : emansipasi wanita
2. Landasan pemikiran: bahwa wanita tidak hanya berkutat pada urusan wanita saja melainkan juga dapat melakukan seprti apa yang dilakukan oleh pria. Wanita dapat melakukan apa saja.
3. System pemerintahan: demokrasi

Sosialisme
Hal-hal pokok yang terkandung dalam Sosialisme, adalah:
1. inti pemikiran : kolektifitas (kebersamaan) (gotong royong)
2. filsafatnya : pemerataan dan kesederajatan
bahwa pengaturan agar setiap orang diperlakukan sama dan ada pemerataan dalm berbagai hal (pemerataan kesempatan kerja, pemerataan kesempatan berusaha,dll)
3. landasan pemikiran : bahwa masyarakat dan juga negara adalah suatu pola kehidupan bersama. Manusia tidak bisa hidup sendiri-sendiri, dan manusia akan lebih baik serta layak kehidupannya jika ada kerja sama melalui fungsi yang dilaksakan oleh negara
4. system pemerintahan (boleh): demokrasi, otoriter

Fasisme
Semboyan fasisme, adalah “Crediere, Obediere, Combattere” (yakinlah, tunduklah, berjuanglah). Berkembang di Italia, antara tahun 1992-1943. setelah Benito Musolini terbunuh tahun 1943, fasisme di Italia berakhir. Demikian pula Nazisme di Jerman. Namun, sebagai suatu bentuk ideology, fasisme tetap ada.

Fasisme banyak kemiripannya dengan teori pemikiran Machiavelistis dari Niccolo Machiavelli, yang menegaskan bahwa negara dan pemerintah perelu bertindak keras agar “ditakuti” oleh rakyat. fasisme di Italis (=Nazisme di Jerman), sebagai system pemerintahan otoriter dictator memang berhasil menyelamatkan Italia pada masa itu (1922-1943) dari anarkisme dan dari komunism. Walaupun begitu, kenyataannya adalah, bahwa fasisme telah menginjak-nginjak demokrasi dan hak asasi.

1. Inti pemikiran : negara diperlukan untuk mengatur masyarakat
2. filsafat : rakyat diperintah dengan cara-cara yang membuat mereka takut dan dengan demikian patuh kepada pemerintah. Lalu, pemerintah yang mengatur segalanya mengenai apa yang diperlukan dan apa yang tidak diperlukan oleh rakyat
3. landasan pemikiran : suatu bangsa perlu mempunyai pemerintahan yang kuat dan berwibawa sepenuhnya atas berbagai kepentingan rakyat dan dalam hubungannya dengan bangsa-bangsa lain. oleh karena itu, kekuasaan negara perlu dipergang koalisi sipil dengan militer yaitu partai yang berkuasa (fasis di Italia, Nazi di Jerman, Peronista di Argentina) bersama-sama pihak angkatan bersenjata
4. system pemerintahan (harus) : otoriter

Kapitalisme
Kapitalisme adalah bentuk system perokonomian
1. inti pemikiran : perkonomian individu
2. fisafat : negara tidak boleh mencampuri kegiatan-kegiatan perekonomian, khususnya menyangkut kegiatan perekonomian perseorangan
3. landasan pemikiran : kebebasan ekonomi yang bersifat perseorangan pada instansi terakhir akan mampu mengangkat kemajuan perekonomian seluruh masyarakat
4. system pemerintahan : demokrasi.

Demokrasi
Demokrasi artinya hukum untuk rakyat oleh rakyat. kata ini merupakan himpunan dari dua kata : demos yang berarti rakyat, dan kratos berarti kekuasaan. Jadi artinya kekuasaan ditangan rakyat.

Sebenarnya pemikiran untuk melibatkan rakyat dalam kekuasaan sudah muncul sejak zaman dahulu. Di beberapa kota Yunani didapatkan bukti nyata yang menguatkan hal ini, seperti di Athena dan Sparta. Hal ini pernah diungkapkan Plato, bahwa sumber kepemimpinan ialah kehendak yang bersatu milik rakyat. dalam suatu kesempatan Aristoteles menjelaskan macam-macam pemerintahan, dengan berkata,“ada tiga mcam pemerintahan: kerajaan, aristokrasi, republik, atau rakyat memagang sendiri kendali urusannya.”

1. inti pemikiran: kedaulatan ditangan rakyat
2. filsafat : menurut Dr. M. Kamil Lailah menetapkan tiga macam justifikasi ilmiah dari prinsip demokrasi, yaitu: a. ditilik dari pangkal tolak dan perimabngan yang benar, bahwa system ini dimaksudkan untuk kepentingan social dan bukan untuk kepentingan individu, b. unjustifikasi berbagai macam teori yang bersebrangan dengan prinsip demokrasi, c. opini umum dan pengaruhnya
3. landasan pemikiran. Rakyat membuat ketetapan hukum bagi dirinya sendiri lewat dewan perwakilan, yang kemudian dilaksanakan oleh pihak pemerintah atau eksekutif.
4. system pemerintahan (harus) : domokrasi

Neoliberalisme
1. Inti pemikiran : mengembalikan kebebasan individu
2. filsafat : sebagai perkembangan dari liberalisme
3. landasan pemikiran : setiap manusia pada hakikatnya baik dan berbudi pekerti
4. system pemerintahan : demokrasi

About these ads

Perihal abasozora
i miss u mama

105 Responses to Macam – Macam IDEOLOGI

  1. dorayaki mengatakan:

    terima kasih mas abas he he he ni tugas buat aku banget msh SMA

    • aRivasT mengatakan:

      thx eo…

      lumayan bwd pe-er smp..

    • chinatsu mengatakan:

      wah ada satu lagi nie ideologi di dunia yang itu telah berlangsung selama kurang lebih 1200 tahun, “mau tau?”

      nie dia…ideologi Islam….

      emang gak banyak di ungkap atau di ekspose tapi nie yang sesungguhnya…

      Islam sudah memenuhi syarat sebagai ideologi cz Islam punya ide dasar mengenai kehidupan dan cara2 yang tercermin dari ide dasar tersebut…

      semuga bisa nmbah wawasan juga ya…_~

  2. Ipar Yati mengatakan:

    terima kasih aku copy yach buat tugas he he he he ;))

  3. Juanita mengatakan:

    hmmmm assalam,
    mas kalo semua download itu yo semuanya sama donk tugas kita dengan yang lain ;))

  4. smanda mengatakan:

    aduh anak smanda udah ada yg bikin sama gak yah ?

  5. abasozora mengatakan:

    yah namanya ideologi ya itu ideologi yg berkembang di Dunia saat ini iya kan yo musti sama paling kata katanya yang berbeda dalam penyusunannya iya kan ?|

  6. yani mengatakan:

    oh ya bagus lah

  7. andri mengatakan:

    oh itu ya ya ok dech tq bro

  8. burhan mengatakan:

    mas bagus tuh buat tugas aku tq yah tar bt modal tambah tambah kalimat ndiri ok

  9. imron mengatakan:

    tq mas

  10. bamin mengatakan:

    iyah bos oke tq ya

  11. danu mengatakan:

    boleh juga

  12. sofyan mengatakan:

    terima kasih mas buat tugas aku nih sma

  13. mukhlis mengatakan:

    wkekek sama semua donk ;))

  14. risyana mengatakan:

    kok gak ada Islam ?

  15. ida farida mengatakan:

    la kok sama yeach tugas SMA dg kuliah aq,makasih yeah tas imformasinya,seandainya ada yang lain boleh dong minta n bisa kirim ke Email aq aja…….. key T…Q

  16. Tiwi mengatakan:

    Bgs2 tq ia bwt referensinya

  17. yussanty mengatakan:

    makasih ya..

  18. ramadhan mengatakan:

    yg islam mana?

  19. dj12 mengatakan:

    thanks bro. gw bisa dapetin jawaban dari tugas gw disini.

    kapan2 bantuin lagi ya??????

  20. sarii mengatakan:

    coba deh tambahin tentang ideologi” yang udah jarang diomongin kayak Nazisme, Chauvinisme, Patriotisme…
    pasti lebih komplit, lebih asik… :)

  21. agam mengatakan:

    makasih ya bos,,,ini nih yang kucari2

    -agam-

  22. yuan mengatakan:

    thanks beudh yow taz bantuan na… aq bisa dapet informasi tentang ideologi2 di sini.. perbanyak yow bantuan na..

  23. Smansa loebaz mengatakan:

    Wah,bguz bwt tgs nie.tp pa anak2 yg lain jg add yg sma? ? M0ga tdk. Amin.

  24. H4l!F4H mengatakan:

    Makasih untuk situsnya sangat membantu tuk my tgs!!!! :)

  25. f@rh@n mengatakan:

    ^_^ ^_^ ^_^

  26. Viska mengatakan:

    mau nanya nih,saya baru smp mengapa setiap negara memerlukan Ideologi?
    makasih ya

  27. Cely mengatakan:

    Makasih banyak nih yang buat wordpress ni bantu presentasi PKN banget. Mau tanya kalo Ideologi Neoliberalisme apa?

  28. kerk mengatakan:

    aku masih samar dengan ideologi2 yang ada dimuka bumi ini. aku harap agar kalian dapat melawat situs aku ini, dan memberi pandangan anda.
    http://www.kerk-bintanghitam.blogspot.com (sila lihat pada tajuk ideologi = baik @ buruk?)

  29. quintine mengatakan:

    Thanks banget ye! BUAt tugas ni

  30. danry mengatakan:

    koq ga da ttg ideo nasrani..?? dsuruh cri tgas dr skul.. susah jga carinya..T.T

  31. naufal faisal mengatakan:

    tolong jangan terlalu banyak komentar. saya tidak suka.!!!!!!!!!!!!!!!!!!! ingat itu……….

  32. dianna mengatakan:

    thanks ats info nya,,,jd kelar deh tugaz ku…
    :)

  33. hary mengatakan:

    thanks yea mas,,nie ntu PR q,thanks bgt lah,,,,!!!

  34. mametz mengatakan:

    thx brur akhirnya selesai tgas nyh,,,

  35. Nia mengatakan:

    Mas,Ideoloi tsb diatas bisa ditambah pake negaranya?Misalnya,Feminisme ideologi di negara apa,dsb?
    Buat tugas sekolah…..heheheheheheheh……
    Trims.

  36. ai... mengatakan:

    yaaaa…………. masih ada yang kurang

  37. sera mengatakan:

    ouuuhhhh….. gitu yyaaa , tapi masih ada yang kurang nechhh!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  38. djo mengatakan:

    tx bwt tulisanx… pr w dah slese,, dsr,, pkn smp aneh2 aja

  39. nurul azizah mengatakan:

    makacieeeh yachh………!!!!!!!!!!!!
    ni tgs yg q cari2……………

  40. arie mengatakan:

    ku mO tNya nie,,,,,,
    spa sie sbnarnya yg bkin ideologi tuk pertama kali,,,,,
    sehinga bnyak negara sudah memiliki ideologi,,,,
    dan knapa yang membuat ideologi tidak membuat ideologi satu untuk semua negqara,,,,,khan asyik toe lox ideologi kta sama..,,,

  41. arie mengatakan:

    apa sie macam-macam ideologi ada di negara-negara tertentu?

  42. Hani mengatakan:

    Makasiii yaa buat infonya… Buat tugas skulah niii

  43. lili'x mengatakan:

    Q copy yea thanks

  44. Pelajar mengatakan:

    Duh,mau tanya.Apa itu macam-macam ideologi dunia?Mohon dijawab ya!

  45. ocha cha mengatakan:

    makasihh tugas jadi selesaiiii

  46. bean mengatakan:

    wduuuuh lumayan jg tuch isi’a

  47. dhita mengatakan:

    thanx y,
    klogx da situs ni, Aq gx bza n’gerjain tUgaZ
    he he he

  48. naz mengatakan:

    ada deskripsi yang lebih luas lagi gak?

  49. yaya mengatakan:

    mantap .. lumayan wat tugas pkn. thanks ya ^^

  50. lovienna,rika,rifani mengatakan:

    makasi aku copy ya
    buat tugas ideologi”an

  51. shila mengatakan:

    . humph..
    . aspek ideologi tuh apa yah ??

  52. tomi mengatakan:

    thanks…

  53. arimasera mengatakan:

    trusted kan?
    sip!!

  54. jeantyas mengatakan:

    thanks yo………..

  55. helmi arif mengatakan:

    makasih ya. . . . . . atas infonya. . . . . . ^_^

    udah bantuin tugaku SMP . . . . . . ^.^

    thx . . . . .

  56. selfi sarah mengatakan:

    mau buat tgas ach…
    thx…

  57. maria mengatakan:

    yang sosialis ideologi nya mana??

  58. kasparov mengatakan:

    terima kasih atas informasinya

  59. SUKRI mengatakan:

    Tulisan ini bagus tetapi saya sarankan agar pejelasannya lebih lengkap lagi seperti penjelasan dibuku-buku anak sekolahan (SMP, SMU, SMK DLL) DAN TOLONG DILENGKAPI JUKA PERADABAN MANUSIA PADA TIAP-TIAP IDEOLOGI

  60. Fajar Yumira mengatakan:

    Nah kalo ini bisa menjadi referendi PKn buat kelas 8 SMP dgn kurikulum KTSP

    Sekian

    DoReMi MAX!

  61. don mengatakan:

    saudara, knapa g d bwt per ideologi aja, biar lbh dtail mksd.x, dan jg mnrt saudara mana ideologi yg bnar? yg benar bkn yg pling benar

  62. ochy mengatakan:

    kak,bisa tlong sbtkan contoh negara yng mnganutnya g’??

  63. elwatsiq mengatakan:

    Islamnya mana?

  64. nazkia amanda mengatakan:

    baguz yah……………………………………….
    bwad gnerasi muda makin pinter!!!!!!?????. . . . . .

  65. fitria nazira mengatakan:

    alhamdulillah…
    ktemu juga akhirnya…
    bermanfaat banget, soalnya bwt tugas.. :)
    salam kenal… :)

  66. joy mengatakan:

    bahasa indonesia mane nihhh
    jelek bangett

  67. iyan mengatakan:

    thanks ya bro …
    bermanfaat banget ni buat tugas gw.

  68. f3y@ mengatakan:

    thanks double2…..tugas Q selesai juga…

  69. ciripa mengatakan:

    thx ya….. :)

  70. sopkompi mengatakan:

    tq gan ijin copas :D
    ane copy buat tugas ane ya..hehehe

  71. dan mengatakan:

    Kalau bisa kasih tau juga negara yg menggunakannya ya…
    Buat tugas sekolah

  72. anjing mengatakan:

    pantek ideologi payah ambo cari lebih baik ambo ngentot samo jupe,cutari,luna maya dll oh enaknya ngentot mereka

  73. wahyu fadilla mengatakan:

    thnks ya….. info buat tugas pkn ini :D

  74. nabila fazrin mengatakan:

    thanks ya,.

  75. Indah Kirana mengatakan:

    Wah… Tx ya… Tugas untukku nih… Pdahal msih kls 2 smp XD

  76. badrahini mengatakan:

    maciiiiiiii……………….
    gara2 nie qw bs ngerjain tugaz……………
    hasilx memuaskan…………..

  77. iwan mengatakan:

    thx ,,ckup mmbantu

  78. Dinan Rangga M mengatakan:

    emh.. untuk ada ini.. klo ga ada pasti dimarahin nih sama guru… gurunya galak lg, huft, thank’s ya………………… ^_^

  79. donny mengatakan:

    keren bngetz thank’s untuk informasinya

  80. donny mengatakan:

    Liberalisme
    Mengenai konsep liberalisme, dapat kita tarik beberapa pokok pemikiran yang terkandung di dalamnya, sebagai berikut:
    1. inti pemikiran : kebebasan individu
    2. perkembangan : berkembang sebagai respons terhadap pola kekuasaan negara yang absolut, pada tumbuhnya negara otoriter yang disertai dengan pembatasan ketat melalui berbagai undang-undang dan peraturan terhadap warganegara
    3. landasan pemikirannya adalah bahwa menusia pada hakikatnya adalah baik dan berbudi-pekerti, tanpa harus diadakannya pola-pola pengaturan yang ketat dan bersifat memaksa terhadapnya.
    4. system pemerintahan (harus): demokrasi

    Konservatisme
    Hal atau unsure yang terkandung di dalamnya, antara lain:
    1. inti pemikiran : memelihara kondisi yang ada, mempertahankan kestabilan, baik berupa kestabilan yang dinamis maupun kestabilan yang statis. Tidak jarang pula bahwa pola pemikiran ini dilandasi oleh kenangan manis mengenai kondisi kini dan masa lampau
    2. filsafatnya adalah bahwa perubahan tidak selalu berarti kemajuan. Oleh karena itu, sebaiknya perubahan berlangsung tahap demi tahap, tanpa menggoncang struktur social politik dalam negara atau masyarakat yang bersangkutan.
    3. landasan pemikirannya adalah bahwa pada dasarnya manusia lemah dan terdapat “evil instinct and desires” dalam dirinya. oleh karena itu perlu pola-pola pengendalian melalui peraturan yang ketat
    4. system pemerintahan (boleh): demokrasi, otoriter

    Komunisme
    Gelombang komunisme abad kedua puluh ini, tidak bisa dilepaskan dari kehadiran Partai Bolshevik di Rusia. Gerakan-gerakan komunisme international yang tumbuh sampai sekarang boleh dikatakan merupakan perkembangan dari Partai Bolshevik yang didirikan oleh Lenin
    1. inti pemikiran: perjuangan kelas dan penghapusan kelas-kelas dimasyarakat, sehingga negara hanya sasaran antara.
    2. landasan pemikiran : a. penolakan situasi dan kondisi masa lampau, baik secara tegas ataupun tidak, b. analisa yang cendrung negatif terhadap situasi dan kondisi yang ada, c. berisi resep perbaikan untuk masa depan dan, d. rencana-rencana tindakan jangka pendek yang memungkinkan terwujudnya tujuan-tujuan yang berbeda-beda.
    3. system pemerintahan (hanya): otoriter/totaliter/dictator

    Marxisme
    Marxisme, dalam batas-batas tertentu bisa dipandang sebagai jembatan antara revolusi Prancis dan revolusi Proletar Rusia tahun 1917. Untuk memahami Marxisme sebagai satu ajaran filsafat dan doktrin revolusioner, serta kaitannya dengan gerakan komunisme di Uni Soviet maupun di bagian dunia lainnya, barangkali perlu mengetahui terlebih dahulu kerangka histories Marxisme itu sendiri.
    Berbicara masalah Marxisme, memang tidak bisa lepas dari nama-nama tokoh seperti Karl Marx (1818-1883) dan Friedrich Engels (1820-1895). Kedua tokoh inilah yang mulai mengembangkan akar-akar komunisme dalam pengertiannya yang sekarang ini. Transisi dari kondisi masyarakat agraris ke arah industrialisasi menjadi landasan kedua tokoh diatas dalam mengembangkan pemikirannya. Dimana eropa barat telah menjdai pusat ekonomi dunia, dan adanya kenyataan di mana Inggris Raya berhasil menciptakan model perkembangan ekonomi dan demokrasi politik.

    Tiga hal yang merupakan komponen dasar dari Marxisme adalah :
    1. filsafat dialectical and historical materialism
    2. sikap terhadap masyarakat kapitalis yang bertumpu pada teori nilai tenaga kerja dari David Ricardo (1772) dan Adam Smith (1723-1790)
    3. menyangkut teori negara dan teori revolusi yang dikembangkan atas dasar konsep perjuangan kelas. Konsep ini dipandang mampu membawa masyarakat ke arah komunitas kelas.
    Dalam teori yang dikembangkannya, Marx memang meminjam metode dialektika Hegel. Menurut metode tersebut, perubahan-perubahan dalam pemikiran, sifat dan bahkan perubahan masyarakat itu sendiri berlangsung melalui tiga tahap, yaitu tesis (affirmation), antitesis (negation), dan sintesisI (unification). Dalam hubungan ini Marx cendrung mendasarkan pemikiran kepada argumentasi Hegel yang menandaskan bahwa kontradiksi dan konflik dari berbagai hal yang saling berlawanan satu sama lain sebenarnya bisa membawa pergeseran kehidupan social-politik dari tingkat yang sebelumnya ke tingkat yang lebih tinggi. Selain dari itu, suatu tingkat kemajuan akan bisa dicapai dengan jalan menghancurkan hal-hal yang lama dan sekaligus memunculkan hal-hal yang baru.

    Feminisme
    1. Inti pemikiran : emansipasi wanita
    2. Landasan pemikiran: bahwa wanita tidak hanya berkutat pada urusan wanita saja melainkan juga dapat melakukan seprti apa yang dilakukan oleh pria. Wanita dapat melakukan apa saja.
    3. System pemerintahan: demokrasi

    Sosialisme
    Hal-hal pokok yang terkandung dalam Sosialisme, adalah:
    1. inti pemikiran : kolektifitas (kebersamaan) (gotong royong)
    2. filsafatnya : pemerataan dan kesederajatan
    bahwa pengaturan agar setiap orang diperlakukan sama dan ada pemerataan dalm berbagai hal (pemerataan kesempatan kerja, pemerataan kesempatan berusaha,dll)
    3. landasan pemikiran : bahwa masyarakat dan juga negara adalah suatu pola kehidupan bersama. Manusia tidak bisa hidup sendiri-sendiri, dan manusia akan lebih baik serta layak kehidupannya jika ada kerja sama melalui fungsi yang dilaksakan oleh negara
    4. system pemerintahan (boleh): demokrasi, otoriter

    Fasisme
    Semboyan fasisme, adalah “Crediere, Obediere, Combattere” (yakinlah, tunduklah, berjuanglah). Berkembang di Italia, antara tahun 1992-1943. setelah Benito Musolini terbunuh tahun 1943, fasisme di Italia berakhir. Demikian pula Nazisme di Jerman. Namun, sebagai suatu bentuk ideology, fasisme tetap ada.

    Fasisme banyak kemiripannya dengan teori pemikiran Machiavelistis dari Niccolo Machiavelli, yang menegaskan bahwa negara dan pemerintah perelu bertindak keras agar “ditakuti” oleh rakyat. fasisme di Italis (=Nazisme di Jerman), sebagai system pemerintahan otoriter dictator memang berhasil menyelamatkan Italia pada masa itu (1922-1943) dari anarkisme dan dari komunism. Walaupun begitu, kenyataannya adalah, bahwa fasisme telah menginjak-nginjak demokrasi dan hak asasi.

    1. Inti pemikiran : negara diperlukan untuk mengatur masyarakat
    2. filsafat : rakyat diperintah dengan cara-cara yang membuat mereka takut dan dengan demikian patuh kepada pemerintah. Lalu, pemerintah yang mengatur segalanya mengenai apa yang diperlukan dan apa yang tidak diperlukan oleh rakyat
    3. landasan pemikiran : suatu bangsa perlu mempunyai pemerintahan yang kuat dan berwibawa sepenuhnya atas berbagai kepentingan rakyat dan dalam hubungannya dengan bangsa-bangsa lain. oleh karena itu, kekuasaan negara perlu dipergang koalisi sipil dengan militer yaitu partai yang berkuasa (fasis di Italia, Nazi di Jerman, Peronista di Argentina) bersama-sama pihak angkatan bersenjata
    4. system pemerintahan (harus) : otoriter

    Kapitalisme
    Kapitalisme adalah bentuk system perokonomian
    1. inti pemikiran : perkonomian individu
    2. fisafat : negara tidak boleh mencampuri kegiatan-kegiatan perekonomian, khususnya menyangkut kegiatan perekonomian perseorangan
    3. landasan pemikiran : kebebasan ekonomi yang bersifat perseorangan pada instansi terakhir akan mampu mengangkat kemajuan perekonomian seluruh masyarakat
    4. system pemerintahan : demokrasi.

    Demokrasi
    Demokrasi artinya hukum untuk rakyat oleh rakyat. kata ini merupakan himpunan dari dua kata : demos yang berarti rakyat, dan kratos berarti kekuasaan. Jadi artinya kekuasaan ditangan rakyat.

    Sebenarnya pemikiran untuk melibatkan rakyat dalam kekuasaan sudah muncul sejak zaman dahulu. Di beberapa kota Yunani didapatkan bukti nyata yang menguatkan hal ini, seperti di Athena dan Sparta. Hal ini pernah diungkapkan Plato, bahwa sumber kepemimpinan ialah kehendak yang bersatu milik rakyat. dalam suatu kesempatan Aristoteles menjelaskan macam-macam pemerintahan, dengan berkata,“ada tiga mcam pemerintahan: kerajaan, aristokrasi, republik, atau rakyat memagang sendiri kendali urusannya.”

    1. inti pemikiran: kedaulatan ditangan rakyat
    2. filsafat : menurut Dr. M. Kamil Lailah menetapkan tiga macam justifikasi ilmiah dari prinsip demokrasi, yaitu: a. ditilik dari pangkal tolak dan perimabngan yang benar, bahwa system ini dimaksudkan untuk kepentingan social dan bukan untuk kepentingan individu, b. unjustifikasi berbagai macam teori yang bersebrangan dengan prinsip demokrasi, c. opini umum dan pengaruhnya
    3. landasan pemikiran. Rakyat membuat ketetapan hukum bagi dirinya sendiri lewat dewan perwakilan, yang kemudian dilaksanakan oleh pihak pemerintah atau eksekutif.
    4. system pemerintahan (harus) : domokrasi

    Neoliberalisme
    1. Inti pemikiran : mengembalikan kebebasan individu
    2. filsafat : sebagai perkembangan dari liberalisme
    3. landasan pemikiran : setiap manusia pada hakikatnya baik dan berbudi pekerti
    4. system pemerintahan : demokrasi

  81. teguh ginting mengatakan:

    alhamdulilllah akhirnya ketemu jg cuyyyyyyyyyyyy

  82. Viyaya mengatakan:

    thanks yach, situs nich sangat ngebantu ak bangets dlam ngerjain tugas sklh .

  83. Dhini Hermawan mengatakan:

    tx tas artikelnya

  84. ilham mengatakan:

    makaseh ne daghh ngerti

  85. tya mengatakan:

    Thanx ya…Bermanfaat bngt bwt q…Soal’a bwt tugas…skali gi,makasih…^_^

  86. Satya mengatakan:

    Yea, cukp sh, tp kurng penjlasan mengenai negara yg menrpknya!!..

  87. zuroako mengatakan:

    ooooooouuuuuuuuuuuugggggggg makasih aku copy wat t5ugasssssssssssss

  88. Ningsih mengatakan:

    bisakah anda membantu saya .
    MEMBUAT DAFTAR NEGARA, DAN IDIOLOGI YANG DI GUNAKAN OLEH MASING-MASING NEGARA.

  89. egie julista saisya mengatakan:

    hmm.. tengkyu bgt neh…
    ak copy deh……

  90. arthas mengatakan:

    mksh mas
    izin copas

  91. chacha mengatakan:

    makasiih yaa. ngebantu banget nnih buat tugas. nyehehe :D

  92. viki mengatakan:

    oke..oke..oke..
    jadiin bahan tugas ni..
    he…he…he..

  93. Octavian Yuni mengatakan:

    Thanks yaaaaaa buat tugas kuliah nih :D

  94. Riri mengatakan:

    makasiii yaaa….
    tugas pkn ku jd cpet slesai…. ^_^

  95. Kasfia mengatakan:

    ini yg kucari,buat tgs….
    thank’s ya

  96. melly mengatakan:

    herm,,,,ok lah ni dr xde…hihikk

  97. dedefairuji mengatakan:

    sangat membantu makasih banget ya………………..

  98. biru_c00l mengatakan:

    seeeppppppp gan infonya……….:D

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: